Release Note
ZenTalk


[Winner Announcement] Kisahkan Pengalaman-mu Memakai ASUS    Close

20966 229
Jump to specific floor
Latest Post
Last edited by dafaramadhanidf on 2018/8/14 18:12

Bismillahirrahmanirrahim
Dulu saya berpikir, jika nama brand handphone itu besar atau terkenal, pasti bagus. Nyatanya tak selalu begitu. Semua sesuai kebutuhan. Lalu ibu saya membeli handphone asus dan mengenalkan saya pada asus. Saya beberapa kali mencoba handphone asus. Itu pun karna saya penasaran, 'seperti apa si kualitas dan spesifikasinya?'
Lalu saya melihat beberapa iklan dari handphone asus dengan segala spesifikasinya. Saya menjadi tertarik dan yakin kemudian memutuskan untuk membelinya. Awalnya saya mengira jika harga sekian(mahal) saya akan mendapatkan kualitas seperti handphone brand yang lain dibawahnya. Mahal namun biasa biasa saja. Namun dugaan saya salah. Setelah menggunakan asus walaupun harganya terbilang murah, saya bisa menikmati spesifikasi seperti handphone brand lain  yang spesifikasinya bagus.  Saat itu saya membeli zenfone live. Saya orangnya tidak terlalu tertarik dengan live di media sosial. Namun spesifikasi lain di asus zenfone live yang membuat saya jatuh hati. Teman teman saya dengan harga diatas saya tidak memiliki kualitas seperti zenfone yang saya gunakan. Mereka juga sering mengira bahwa saya menggunakan brand lain. Nyatanya saya menggunakan asus. Asus memiliki kelebihan yang orang lain jarang tahu. Spesifikasi asus membuat saya puas dan harganya bisa dibilang relatif murah. Dengan harga dibawah 2 juta saya bisa menikmati handphone dengan desain yang nyaman, resolusi kamera yang bagus(ada efek beautification) saya juga bisa mengambil foto ditempat yang gelap dengan kualitas yang bagus dan masih banyak spesifikasi asus yang membuat saya tak menyesal membelinya. Yang membuat saya tetap bertahan menggunakan asus karena walaupun asus semakin berkembang dengan meluncurkan beberapa produk dengan spesifikasi yang menjanjikan, asus selalu konsisten dengan harga yang tak mengecewakan pelanggan. Terima kasih asus
#AsusShareStory
Props
IDN Level 5 | All posts
Sebetulnya pengalaman berkesan menggunakan ASUS itu gimana ya, setiap produk punya pengalaman sendiri yang ga bisa dilupain.
Tapi yang paling membuat ga bisa berpaling dari ASUS itu pas keluar Zenfone 4/5/6 generasi pertama, gw pengen banget punya itu zenfone sampe lembur terus biar dapet lebihan buat beli hp impian dan sampe akhirnya ga kebeli juga (nasib gaji kecil).
Pas gw pindah kerja disitu komunikasi sama bos lebih banyak pake WA dan hp samsul jadul gw ga sanggup buat mengimbangi kecepatan ketikan bos (waktu itu bos lagi ada pameran dan mau ada file yang dikirim sampe tanya "Aam are u there" sangking lamanya gw buat bales), dan disitulah gw bertekat kalau gajian harus ganti hp sama yang lebih kenceng. Dan karena gw orang IT maka pilihan pertama pasti ke merk yang sering gw liat dong yaitu ASUS, dengan budget minimal harus dapet hasil maksimal dan akhirnya keputusan jatuh pada Zenfone 5 yang punya fitur Night Mode yang keren banget (pada saat itu).
Setelah menggunakan Zenfone 5 ga ada masalah lagi untuk kegiatan yang harus menggunakan smartphone, tapi itu masih awal kenapa gw suka sama ASUS loh.
Jadi pada waktu itu sering banget muncul notif dari Zentalk (walaupun belum ada app nya), dan yang menarik perhatian itu pas ada notif kalau bisa ikutan undian untuk mendapatkan undangan launching ZenPad, cuzzz ga pake lama langsung buka webnya dan untuk ikutan undian harus pake credit jadi gw mulai deh tu posting segala macem biar dapet credit dan ikutan undiannya (akhirnya berhasil setelah 2x percobaan).

Diacara itulah gw bisa kenal sama om Brama, om Deny, juga Hanif, ga ketinggalan beberapa ZenFans yang sampai sekarang masih suka berkomunikasi.
Sebetulnya karena acara itulah gw jadi suka banget sama ASUS, karena gw jadi aktif di zentalk akhirnya ikutan juga ada online event yang berhadiah Zenfone 2, yang sebetulnya gw ga pernah kepikiran buat punya (karena harganya yang mahal).
Yah namanya juga iseng-iseng berhadiah kenapa ga ikutan aja, toh ga bayar juga (itu yang ada dipikiran gw).
Namanya rejeki emang ga kemana dan ga tau kenapa gw bisa menang itu hp, pas liat pengumuman gw girang banget. Sampe sekarang itu hp hadiah masih ada dan masih dipake.

Semenjak itu gw ga pernah yang namanya ga ikutan event ASUS, bukan cuma event berhadiah ya tapi semua event launching gw ikutin karena selain update pengetahuan sebagai fans juga bisa ketemu sama Zenfans yang lain.
Dan gw juga bersyukur udah bisa 2x ketemu sama CEO Jerry Shen (sempet selfie juga loh).
Sampai saat ini yang Zenfone gw yang masih digunain itu ada 4, karena sekarang udah ada MaxProM1 jadi Zenfone 2 udah pensiun dan untuk main dirumah saja.

Tapi emang bener "Because ASUS My life is So Much Better" saking seringnya promosiin produk ASUS sampe dibilang kerja di ASUS hahaha, padahal emang itu produknya bagus masa gw musti bilang jelek kan ga mungkin dong.

This is my story with ASUS
#ASUSshareStory
Props
IDN Level 1 | All posts
Last edited by adamryan.alf on 2018/8/14 18:17

Awal aku jatuh cinta banget pada Asus berawal dari tahun ini. Waktu itu aku lagi nonton YouTube seperti biasa dan nggak sengaja ngeliat smartphone yang melibatkan tampilan logo angka limanya, waktu itu aku merasa woww smartphone apa ini. Kemudian aku klik review smartphone yang berlogo angka 5 di tampilan Layar nya.ternyata smartphone tersebut merupakan smartphone buatan Asus yang terbaru tahun ini kemudian aku shering - shering di YouTube tentang Zenfone 5 apakah ada di indonesia dan waktu itu aku masih Makai smartphone yang aku punya waktu  itu. Smartphone yang banyak pemakainya dan bergaransi distributor hehe. Waktu itu juga pabrikan smartphone yang aku pakai saat itu juga mengeluarkan produk terbarunya, tapi aku tetep gak bisa ngilangin hipnotis tampilan antarmuka dari Asus Zenfone 5. Aku pun bertekad menabung untuk membeli Zenfone 5. Kenapa aku memilih Zenfone 5 ? Padahal aku belum pernah memakai produk dari asus. Aku sangat tergoda pada Zenfone 5 melihat spesifikasi yang di tawarkan terutama tatapan antarmuka yang bikin aku jatuh cinta. Pada Asus dan ingin upgrade smartphone ke Zenfone 5. Selang dua bulan kebetulan Kakak ku mau membeli handphone, kemudian aku tawarkan ke kakak aku. Alhamdulillah kakak ku mau dan impian ku cepat terealisasi. Namun aku harus pesan dulu Asus Zenfone 5 sekitar 3 mingguan dan aku dapatnya offline. Pertama diberitahu pesanan anda sudah datang aku langsung bersemangat bergegas mengambil Asus Zenfone 5. Eh ternyata ada kendala dan besoknya disuruh kembali ke tempat dimana aku pesan sebelumnya. Pertama aku memakai Zenfone 5 kesan pertama aku sangat jatuh cinta tampilan ZenUinya uang amat sangat memanjakan mata jadi betah deh di pegang Zenfone 5, kemudian sektor kameranya yang membuat saya tambah jatuh cinta dengan adanya video slow motion yang sangat smooth 120 fps bahkan ada dalam yang 240 fps. Apalagi juga ada notchnya yang menjadi nilai plus yang di padukan dengan ZenUi 5.0 membuat aku tambah jatuh cinta. Kemanapun aku pergi aku selalu membawa Zenfone 5. Thanks Asus telah mengeluarkan produk yang cakep dan ditunggu produk yang lainnya dan buat kalian yang pingin ganti atau upgrade smartphone gua recommended ini banget nih Asus Zenfone 5   #asussharestory  
Props
IDN Level 1 | All posts
Last edited by gitaris_rese on 2018/8/14 19:16

Berawal dari tuntutan pekerjaan yang mengharuskan saya memiliki laptop sendiri, berselancarlah saya di dunia maya mencari laptop yang mumpuni untuk menunjang kinerja di kantor.

Nggak perlu waktu lama, muncullah ke layar ASUS A442UR. First impression saya, "ini laptop harus gue punya nih". Berangkatlah menuju ITC Cempaka Mas untuk beli ASUS A442UR ini. Memang benar, aslinya lebih ganteng dari fotonya. Warna Star Grey yang saya punya ini ganteng banget. Punya ini, kegantenganmu naik 100% hehehe...

Hal yang bikin saya kepincut setelah design yang eksklusif (first impression itu emang ngaruh loh) ini adalah spesifikasinya. I5 8250U di harga Rp 7.500.000,- waktu saya pinang adalah best to performance laptop yang pernah saya punya (sebelumnya emang nggak pernah punya laptop sih hehehe). Prosesor intel I5 generasi ke-8 ini bener-bener bikin saya suka. Dengan RAM 4GB pasti kuat untuk multitasking dan main game-game semi berat (plant vs zombie.. eh bukan deng).

Hal lain yang sangat saya perlukan pun ada di laptop ini, ASUS Health Battery Charging Technology yang bisa memutus aliran listrik pada laptop jika lupa dicabut saat sudah penuh dicas. Ini kebiasaan jelek saya yang suka lupa cabut charger yang akhirnya ada solusi dari ASUS. Keren banget!

Kegantengan saya bertambah maksimal saat saya bawa laptop ini ke kantor. Banyak rekan kerja yang memuji-muji saya... eh maksudnya memuji laptop ini. Dari design yang mewah, spesifikasi yang canggih anti lemot, dan juaranya adalah best to performance.  Harga yang sangat bagus untuk laptop sekelas ASUS A442UR ini.

ASUS SonicMaster yang dibenamkan di laptop ini juga sangat berguna buat saya yang hobi sekali nonton film. Suara yang keluar sangat kencang bahkan.

Saya nggak tahu apakah ASUS ini memang punya daya pikat magis atau gimana. Tapi saya percaya first impression itu sangat berpengaruh. Seminggu setelah saya beli laptop ini, rekan kerja saya akhirnya beli juga. Persis dengan saya. Hanya beda warna. Pearl White. Katanya, pengen punya laptop ganteng juga. Wah makin ganteng dong saya hehehe...

Satu lagi yang bikin saya nggak pake pikir panjang untuk beli ini, ASUS menyediakan garansi 2 tahun untuk produk ASUS Notebook ini. Kalo saya sih nggak bisa nolak. Kalo kamu?

#AsusShareStory

akun IG @tonymichali


Props
IDN Level 1 | All posts
Last edited by nadyaandiniptr on 2018/8/14 21:54

Ceritaku bermula dari ulang taunku yang ke 15 taun saat duduk dibangku SMA kelas 1 di taun 2013. Waktu itu orangtuaku sudah tidak bekerja dan mengandalkan uang dari rumah yang dikontrakan. Tidak dapat seberapa, yang penting cukup untuk kebutuhan sehari-hari dan untuk kebutuhan sekolahku. Mamahku berniat akan membelikanku sebuah laptop untuk memudahkan aku mengerjakan semua kebutuhan multimedia di sekolah. Aku seneng aaa asal punya laptop dan bisa dipake. Akhirnya kakakku membelikan laptopnya karna aku tau kakakku lumayan tau seputar laptop, dan bawalah sebuah laptop ASUS X45U rasanya aku paling keren memiliki laptop ini karena yang aku denger kalo prosesornya pake AMD itu bagus dan aku sebenernya gatau sih bagusnya kaya gimana.

Mulai tuh aku bawa si laptop ke sekolah, dipamerinlah dan ngerasa paling gaya punya tu laptop. Emang dasar gaptek, ngerasa kaya touchscreen tu layar karena udah pake windows 8. Dipake untuk kegiatan sehari-hari ya lancar lancar aja, sampe akhirnya aku mulai instal game yang berat berat dan game ringan biar ga bosen kalau lagi ga ada kerjaan. Aku instal tuh game kaya PES, Tomb Raider, Age of Empires sampe game favoritku dari TK yaitu The Sims. Kakakku yang cowo ngasih tau pasti bakal ngelag kalo diinstal di laptop itu biarpun pake grafiknya yang low semua, tapi aku mikirnya bodo amat yang penting maen game yang penting bisa biar ngelag juga. Daaaannnn akhirnya ngelag super duper banget. Tapi ya mau gimana lagi sudah terlanjur cinta sama game-game itu. Aku paksain deh main wkwk


Selama 3 taun sampe aku lulus SMA, aku memutuskan untuk masuk jurusan DKV di salah satu universitas yang ada di Bandung, karena passion aku dalam menggambar dan udah jadi cita-citaku dari SMP kepengen jadi Desainer. Awalnya sih mikirnya kalo ngedesain itu pake software buat ngedesain ga pada berat di laptop dan ga bikin ngehang dan ga bikin "Not Responding" eh nyatanya bikin lag juga sih wkwk, berniat kepengen beli pen tablets merek terkenal dengan harga murmernya yang satu jutaan tapi gajadi karena masalah ekonomi karena selalu dipake buat bayar kuliah. dan sampe saat ini masih dilema antara beli hp baru dan laptop baru. Kepengen beli hp karna gaenak sama mamah hpnya dipake terus sama aku gegara hp aku dijual karna mamah lagi butuh uang untuk keperluan sehari-hari dan utang. Udah ditarget sih kepengennya nyari hp yang low budget tapi specnya keren kaya ASUS Zenfone 4 Max yang 5,2 inch. Kepengen itu karena sebenernya ga terlalu suka sih sama yang layarnya gede karna tangan akunya kaya anak kecil, megang hp yang 5 inch juga gakbisa pake satu tangan. Trus selain hp, aku kepengen beli laptop ASUS TP410 yang touchscreen itu loh, greget pengen punya biar ngengambarnya bisa langsung di itu laptop dan ngedesainnya juga ga pake ngelag lagi, tapi apadaya sama kaya hp belum mampu beli karna ekonomi dan belum bisa menghasilkan uang yang cukup besar.


Tapi dari semua itu, aku tetep sayang sama laptop ASUS X45U punyaku itu yang masih dipake selama 6 taun ini (taun 2018) dan tetep awet dan bandel. Yaa dengan kelemahannya yang lumayan sih kaya batre boros, casan kadang suka nyambung kadang engga harus dibulak-balik colok-lepas dan udah beberapa kali kabelnya dipotong wkwk, dan gegara kucingku yang bandel laptopku pernah ditendang sama dia dan alhasil keyboardnya ada beberapa huruf yang berfungsi dan terpaksalah aku pake keyboard eksternal punya kakakku. Laptop ini bantu banget aku buat ngerjain tugas, ngedesain, ngedit video dan dijadiin bisnis print. Yaa maafkan yaa emang terlalu dipaksain. Kepengen ganti yaa itu lah duitnya wkwk.

Dan datanglah aku pada forum ASUS ini yang bakal dapet ASUS Zenfone 4 Selfie, lumayan kan kalo menang gausah nabung lagi buat hp dan bakal nabung buat beli laptop ASUS TP410 yang aku incer haha dan pas nih tanggal 14 Agustus, tanggal berakhirnya event ini jugaa. Bismillah semoga ada kesempatan

Thankyou ASUS, produknya selalu bandel dan awet. Harganya juga sesuai dengan spek yang dikasih. Makin cinta ASUS dan selalu incer produknya hehe


Btw, nih laptop ku si ASUS X45U yang bandel dan awet, sambil isi forum deh hehe. Maafkan kabel casannya yang dilakban


#AsusShareStory
IG : @nadyaandiniptr
FB : Nadya Andini Putri


IMG_20180814_193126.jpg
Props
IDN Level 1 | All posts
Saya akan menceritakan pengalaman saya pakai asus Zenfone Selfie. Pada awalnya saya pakai asus Zenfone 2, namun suatu ketika digondol maling. Oktober 2016, saya membeli lagi asus Zenfone Selfie. Singkat cerita pada akhir 2017, Zenfone Selfie tersebut jatuh dari tempat duduk. Karena posisi jatuhnya meluncur sehingga yang pertama kali terkena lantai adalah bagian pojok kiri atasnya. Layar Zenfone Selfie saya remuk sampai setengah layar, namun yang sangat mengesankan adalah fungsi camera dan fungsi-fungsi yang lainnya tidak ada yg terganggu. LCD HP masih berfungsi dengan sangat baik, tidak ditemukan goresan-goresan rusak LCD ataupun bintik-bintik hitam yang jika pada merek lain akan semakin membesar sehingga menutupi layar. Sejak saat itu, saya sangat merekomendasikan penggunaan Asus pada keluarga dan rekan-rekan saya. Kenapa Zenfone Selfie ini masih saya pertahankan sampai sekarang, karena saya sangat suka kualitas foto yang dihasilkan. Makanya sampai saat ini saya belum ada niat ganti HP. Namun sayang untuk saat ini tidak bisa dishare video ataupun gambar dari HP tersebut karena sedang dilakukan upgrade sofware di ASC, mungkin bisa dishare setelah diambil dari ASC. Demikian cerita saya, semoga yang membaca dapat mejadikan referensi jika ingin membeli android.

Salam pengguna Asus.
Props
IDN Level 1 | All posts
Mau share pengalaman aku menggunakan hp asus Zenphone laser 2 seri ZE500KG selama 3 tahun terakhir ini. Bisa dibilang tahan banting juga nih si asus yang satu ini. Waktu itu pernah sempet mati selama hampir 3 minggu karena ke guyur dasyatnya ombak laut pantai selatan di salah satu pantai Pacitan pas lagi selfi, keadannya ga cuma badan aku aja yg basah kuyup tp hp nya juga ikutan basah, sempet panik karena hp langsung yg mati. Setelah itu aku lap pake tisu dan nyalakan kembali buat foto-foto ternyata masih bisa, sampe akhirnya beberapa menit kemudian hp nya mati. Dicoba nyalain lagi ga bisa karena udah mati total. Langsung dah abs itu bongkar semua hp nya lepasin batrenya coba dikeringin di jemur di matahari tp tetep ga ada hasil. Mutusin buat pulang ke rumah, sampe dirumah hp nya dicoba di simpen di dalam beras (ikutin kata orang) ditunggu sampe seharian ga nyala juga. Akhirnya coba di bawa ke asus service center pas di cek kerusakannya udah parah banget dan disarankan ganti dengan seharga biaya hp baru. Udah hopeless rasanya, pulang kerumah dengan rasa kecewa karena tetep ga ada hasilnya dengan berat hati tapi harus ikhlasin hp nya aku masukin ke kotaknya lagi. Aku diemin sampe kurang lebih 3 mingguan. Pas malem-malem aku iseng coba bongkar pasang sendiri si hp asus ini tp karena amatiran yaa ga bisa kebuka semuanya juga akhirnya dipasang kembali hp nya. Masih penasaran jadi aku coba buat nyalain si asus ini dan TERNYATA nyala dong hp nya dan kembali normal , wah bersyukur parah saat itu pokoknya. Kira-kira 6bln berikutnya si asus tangguh ini mendapat cobaan kembali yang membuat layar hp ini retak karena terjatuh dari sofa dan membentur lantai keramik. Area ujung kanan atas layar pun retak bahkan ada yang hampir terlihat komponen motherboardnya. Kamera depan pun jd tidak tertutup karena kehancuran ini. Tetapi hebatnya, selain itu msh bisa berfungsi normal. Dan sejak sekitar 5bulan lalu area layar atas mulai kurang respon sentuhan. Namun, teman saya menyarankan mengaktifkan fitur one hand mode agar tetap bisa scroll down dari area layar atas. Dan masalah pun teratasi. Entah mampu bertahan berapa lama lagi tapi ini merupakan benar-benar pengalaman terkuat pertama kalinya aku pakai smartphone Asus. Maklum saat ini tabungan masih belum cukup untuk mengganti zenfone super ini dg zenfone baru hehe..
Ini dia wujud smartphone si tangguh


IMG-20180814-WA0002.jpg
Props
IDN Level 4 | All posts
#AsusShareStoryPerkenalan dengan produk ASUS berawal dari iklan yang kemudian dilanjutkan dengan membaca review yang ada. Produk pertama yang saya punya adalah Zenfone 5 (2014).Ada satu pengalaman dengan produk ini yang membuat saya terlanjur percaya dengan produk ASUS. Saat itu saya naik sepeda motor di daerah Banten, yang terkenal dengan jalannya yang rusak, bergelombang, banyak batu sebesar kepala menutupi lubang jalan. Karena kondisi jalan yang seperti, sepeda motor melaju sambil goyang-goyang. Sehingga tidak terasa, Zenfone 5 di saku saya jatuh. Baru tersadar saat tiba di tujuan. Setelah di telusuri balik, ternyata Zenfone 5 saya jatuh di permukaan jalan yang penuh batu sebesar kepala itu.Sempat khawatir Zenfone 5 nggak bisa dipakai lagi. Alhamdulillah, ternyata masih bisa dipakai normal, tanpa harus diservis. Bahkan, sampai sekarang. Hanya saja banyak goresan di chasingnya. Tapi layar tidak retak sedikit pun.Lama setelah itu, pernah beli merk lain karena ada bundle VRnya, ternyata jatuh dari jendela langsung minta servis. Akhirnya, kembali ke ASUS. Sekarang memakai Zenfone 2 Selfie. Laptop pun ASUS punya. :-)NB: Belum sempat ngerasain Zenfone 3, mudah-mudahan dengan ikut event ini bisa ngerasain Zenfone 4 SelfieKisah ini dapat dibaca juga di https://facebook.com/story.php?s ... ;id=100007748538499
Props
Hallo Zenfone lovers...
Waktu itu aku sedang kuliah & saat memasuki semester 5, hasrat untuk memiliki komputer atau laptop mulai menggerogoti pikiran aku ( maklum, teman2 sekelas ku saat itu mayoritas sudah punya laptop atau paling tidak komputer dirumahnya. Terlebih kebutuhan aku untuk mulai praktekan materi materi dari dosen yang membutuhkan aplikasi/ desktop sudah semakin serius ). Akhirnya aku putuskan untuk mulai berkerja part time di restoran fast food di daerah Jakarta  pusat. Agar bisa menyisihkan gaji aku untuk memiliki sebuah laptop.Singkat cerita hingga 6 bulan berkerja sambil kuliahpun uang yang aku sisihkan untuk niat ku itu belum terkumpul juga. Dengan semangat berdoa dan berusaha Alhamdulillah akhirnya tercapai kebutuhan sekaligus keinginan aku. Saat itu ibu ku yang tercinta lope lope dah pokoknya ingin menambahkan ( sebetulnya sih nombok banyak, hehehehe ). Saat itu aku langsung mencari merk laptop yang sesuai dengan kantong dan kebutuhan aku dari segi Spek nya. Pilihan ku pun jatuh pada Asus series A44H. Dan laptop tersebut berhasil menemani ku hingga lulus dan wisuda di tahun 2013. Tapi sayang, saat setahun setelah lulus terpaksa aku harus jual karna saat itu aku sedang membutuhkan dana untuk memperbaiki motorku yang hancur pasca kecelakaan ( mengingat saat itu kebutuhan ku berkendara lebih penting karna pekerjaan ku yang mobile dan cukup jauh.
Kesimpulan ku, Aku cukup puas dengan kinerja Asus A44H yang aku miliki saat itu, walaupun sampai saat ini masih ada rasa penyesalanku karna telah menjualnya. Tapi dengan pengalaman ku itu, aku cukup yakin dan hingga merekomendasi orang-orang terdekat ku untuk menggunakan Asus, apalagi call center dan costumer service nya yang cekatan dan profesional saat aku pernah mengantar teman ku untuk service laptop nya yang hancur monitor nya karna terinjak. Kebetulan adik ku pun si bontot kemarin baru dibelikan satu unit laptop asus atas rekomendasi ku. Tidak cukup di laptop, hingga hari ini pun aku menggunakan smartphone Zenfone 2 laser yang bandel dan tidak rusak rusak walaupun sudah jatuh lebih dari 3x. Ngiler banget ngeliat Asus Zenfone Zoom tapi nanti lah kalau sudah cukup Rizki ku baru aku madu Zenfone 2 laser ku ini. Btw, thanks Asus Indonesia, karna sudah mendistribusikan produk produk Asus yang luar biasa dan masuk akal dari segi harga. Apalagi di setiap Spek nya sesuai dengan kebutuhan dan isi dompet,hehehehehe...
Sekian dari aku Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh.
Props
IDN Level 1 | All posts
Mau share pengalaman aku menggunakan hp asus seri ZE500KG selama 3 tahun terakhir ini. Bisa dibilang tahan banting juga nih si asus yang satu ini. Waktu itu pernah sempet mati selama hampir 3 minggu karena ke guyur dasyatnya ombak laut pantai selatan di salah satu pantai Pacitan pas lagi selfi, keadannya ga cuma badan aku aja yg basah kuyup tp hp nya juga ikutan basah, sempet panik karena hp langsung yg mati. Setelah itu aku lap pake tisu dan nyalakan kembali buat foto-foto ternyata masih bisa, sampe akhirnya beberapa menit kemudian hp nya mati. Dicoba nyalain lagi ga bisa karena udah mati total. Langsung dah abs itu bongkar semua hp nya lepasin batrenya coba dikeringin di jemur di matahari tp tetep ga ada hasil. Mutusin buat pulang ke rumah, sampe dirumah hp nya dicoba di simpen di dalam beras (ikutin kata orang) ditunggu sampe seharian ga nyala juga. Akhirnya coba di bawa ke asus service center pas di cek kerusakannya udah parah banget dan disarankan ganti dengan seharga biaya hp baru. Udah hopeless rasanya, pulang kerumah dengan rasa kecewa karena tetep ga ada hasilnya dengan berat hati tapi harus ikhlasin hp nya aku masukin ke kotaknya lagi. Aku diemin sampe kurang lebih 3 mingguan. Pas malem-malem aku iseng coba bongkar pasang sendiri si hp asus ini tp karena amatiran yaa ga bisa kebuka semuanya juga akhirnya dipasang kembali hp nya. Masih penasaran jadi aku coba buat nyalain si asus ini dan TERNYATA nyala dong hp nya dan kembali normal , wah bersyukur parah saat itu pokoknya. Kira-kira 6bln berikutnya si asus tangguh mendapat cobaan kembali yang membuat layar hp ini retak karena terjatuh dari sofa dan membentur lantai keramik. Area ujung kanan atas layar pun retak bahkan ada yang hampir terlihat komponen motherboardnya. Kamera depan pun jd tidak tertutup karena kehancuran ini. Tetapi hebatnya, selain itu msh bisa berfungsi normal. Dan sejak sekitar 5bulan lalu area layar atas mulai kurang respon sentuhan. Namun, teman saya menyarankan mengaktifkan fitur one hand mode agar tetap bisa scroll down dari area layar atas. Dan masalah pun teratasi. Entah mampu bertahan berapa lama lagi tapi ini merupakan benar-benar pengalaman terkuat pertama kalinya aku pakai smartphone Asus. Maklum saat ini tabungan masih belum cukup untuk mengganti zenfone super ini dengan zenfone baru hehe.. Itulah kisahku #AsusShareStory


IMG-20180814-WA0001.jpg
Props
Advanced mode
You need to login first Login | Register Now

Points policy of this forum

wishes

Archiver|Mobile ver.|

Fast reply Top Return to list
Share link list
Share by pm